Iklan Instagram: Marketing Metrik

Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Yakin nih udah cukup modal buat menjalankan iklan? Tanpa pengetahuan dan skill dalam membaca metrik iklan Instagram, kamu nggak bakal bisa menemukan formula yang pas buat strategi marketing.

Pertanyaan kita simple aja kok aslinya:

  1. Apa kamu udah tau perbedaan Impression dan Reach?
  2. Coba deh sebutkan gimana cara menghitung jumlah interaksi atau engagement Instagram!
  3. Mana sih yang lebih bagus, backward-tap atau forward-tap?
  4. Apa sih arti dari masing-masing tap itu?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang mau kita kepoin buat kamu di Instagram.

Faktanya, sulit banget persingan dan kompetisi yang bakal kamu alami di Instagram. Kita udah melakukan riset ke beberapa brand ternama dan menengah di Indonesia dan luar negeri.

Tanpa metrik Instagram, kamu nggak bakal bisa menjalankan iklan dengan baik. Kamu juga nggak bakal bisa menentukan mana strategi yang berhasil dan mana yang nggak.

So, kita bakal jawab semua keraguan di hati kamu tentang metrik ini. Biar apapun iklan Instagram yang kamu jalankan berhasil.

Yuk check it out!

Berani main iklan tapi branding masih nggak karuan?

Benerin dulu branding kamu di Instagram dengan menambah followers, likes, dan views!

Jadi, bisnis online dan akun Instagram kamu bisa kelihatan trusted banget dan bakal banjir customer!

Untungnya, Followersindo punya trik shortcut nya!

Tanpa ribet, nggak pakai lama!

Klik tombol di bawah ini buat membuka rahasia ini.

Saya Mau

Metrik Iklan Instagram

Dalam masalah ini, kita bakal bentuk beberapa divisi untuk mengelompokkan metrik berdasarkan kategori ya. Jadi, kamu nggak bakal bingung.

Iklan Instagram

Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Clicks

Kalau ini sih jelas banget ya. Yaitu jumlah klik yang kamu dapat per satu iklan Instagram.

CTR / Click Through Rate

Pertama dan paling penting dalam dunia iklan Instagram adalah CTR atau Click Through Rate.

Kayak namanya, metrik ini menunjukkan berapa jumlah klik yang kamu dapatkan dalam iklan itu

Biasanya sih, Instagram menampilkannya dalam bentuk persentase. Jadi cara hitungnya adalah jumlah klik di iklan dibagi dengan jumlah impression atau iklan ditayangkan.

Cost Per Click / CPC

Kalau metrik ini fungsinya buat mengatur jumlah pengeluaran dalam iklan. Perlu kamu tau, iklan online entah itu di Google atau di YouTube dan social media, termasuk Instagram, dihitung berdasarkan jumlah klik.

Inilah yang namanya CPC atau Cost Per Click, yaitu biaya yang harus kamu bayar per klik di iklan itu.

Kalau dalam Google sih, CPC biasanya tergantung juga sama search volume dan SEO difficulty. Tapi di Instagram masih belum ada info yang jelas tentang ini.

Average Cost Per Click

Bisa menebak kira-kira apa yang dimaksud dengan metrik satu ini?

Yaps bener banget. Metrik ini adalah biaya rata-rata per klik iklan Instagram kamu. Jadi cara hitungnya, total semua jumlah biaya yang kamu keluarkan buat iklan itu dibagi dengan klik yang kamu peroleh.

Contoh aja, iklan kamu dapat 5 klik. Tiap-tiap klik beda, ada yang 1.000, ada yang 1.200, 1,500, 800, dan 1.100.

Jadi jumlahnya adalah 5.600 kan? Terus dibagi dengan 5 klik. Jadi biaya per klik iklan adalah sekitar 1.100.

Ngerti kan ya?

Bisnis Online Instagram

Iklan Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Reach

Reach adalah jumlah orang yang melihat posting atau konten kamu. Entah konten di Instagram Feed atau Insta Story.

Dengan kata lain, berapa sih orang yang berhasil kamu jangkau dalam konten itu. Itulah yang namanya reach.

Ada lagi yang namanya Reach Rate, yaitu jumlah orang yang kamu jangkau atau melihat konten dibagi dengan jumlah total keseluruhan followers Instagram.

Jangan bingung ya buat membedakan mana yang Reach dan Reach Rate. Reach itu selalu dalam bentuk angka, kalau Reach Rate itu dalam persentase.

Ada satu lagi yang penting tentang Reach, yaitu Average Reach Rate per Post. Artinya adalah rata-rata rate reach yang kamu dapatkan dalam semua post yang disusun berdasarkan urutan waktu.

Impression

Beda banget sama reach, meski ada banyak user Instagram yang nggak bisa membedakannya. Impression adalah jumlah tayangan atau berapa kali post dan konten serta profile kamu dilihat dalam waktu tertentu.

Jadi, semua tayangan yang ada itu dianggap sebagai impression. Artinya, kalau ada satu user melihat konten kamu 2 kali, di impression bakal tercatat 2 kali.

Begitu terus selanjutnya.

Jadi beda kan ya sama Reach. Kalau reach itu mengunjung unik dan beda.

Engagement Rate & Engagement on Reach

Interaksi atau engagement Instagram adalah jumlah semua likes, comments, saves dibagi dengan jumlah followers keseluruhan.

Selain itu, ada juga Engagement on Reach loh! Artinya, jumlah total semua likes, comments, dan saves dibagi dengan jumlah reach, bukan followers Instagram ya.

Contoh gampangnya sih kayak gini. Kamu punya 1000 followers di akun Instagram. Kemarin kamu posting konten dan dapat 300 likes.

Sementara itu kamu lihat ternyata ada 1200 orang yang melihat konten itu.

Jadi, engagement Instagram kamu adalah 300 / 1000 atau 30%. Sementara itu, engagement reach kamu adalah 300 / 1200 atau 25%.

Paham kan ya?

Pertanyaannya adalah, apakah makin gede rate engagement nya juga makin bagus buat brand?

Bener banget! Makin banyak interaksi atau engagement Instagram, makin keren trust kamu.

Contoh aja, kamu punya 10 ribu followers dan dapat 2000 likes tiap posting konten. Itu jauh lebih baik daripada selebritis yang punya followers 1 juta tapi likenya cuman 5000.

Followers Growth

Mungkin metrik yang penting banget di Instagram adalah pertumbuhan followers atau Followers Growth ini.

Jelas arti dari followers growth ini adalah jumlah kenaikan followers dalam waktu tertentu.

Jadi kalau followers kamu menurun, tentu ada yang salah dengan strategi kamu. Artinya, mau nggak mau kamu harus bikin dan melakukan strategi baru.

Bener kan apa yang kita bilang!

Tanpa followers, likes, dan views, algoritma Instagram nggak bakal bikin akun kamu naik!

Yuks tambah interaksi atau engagement Instagram dengan cepat, aman, nggak pakai ribet dengan Followersindo!

Udah terbukti dipercaya 141 ribu client dari seluruh Indonesia loh!

Saya Mau

Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Profile Visit

Sesuai dengan namanya, profile visit adalah jumlah orang yang berhasil masuk ke halaman Instagram profile kamu.

Website Click

Website clicks adalah jumlah taps ke website yang kamu tempelkan dalam bio profile.

Beda dengan website click adalah sebuah presentase jumlah klik ke website dibagi dengan jumlah jumlah orang yang mengunjungi profile kamu.

Contoh aja nih. Selama sebulan atau 30 hari ini, ada sekitar 1000 orang yang masuk ke website dan traffic nya dari Instagram.

Sementara itu tercatat ada sekitar 25 ribu profile visits. Artinya, website click rate kamu adalah 4%.

Email Clicks

Email click adalah jumlah orang yang klik dan kirim email ke kamu dari Instagram.

Buat mendapatkan ini, kamu harus menyisipkan email di profile ya. Terus, tampilkan, biar yang tertarik sama kamu bisa menjalin kerjasama via email.

Ada juga email click rate, yaitu jumlah klik ke email yang dibagi dengan jumlah profile visit.

Mau kasih contoh?

Oke deh.

Contohnya, kamu dapat 250 email dari fans dan brand di Instagram. Sedangkan dalam 30 hari itu, ada sekitar 5000 profile visit.

Jadi, email click rate kamu adalah 5%.

Get Direction Click

Menurut kamu, apakah metrik ini penting banget?

Tergantung sih ya. Kalau kamu menjalankan bisnis online dan nggak butuh customer datang ke kantor, metrik ini nggak terlalu penting kan?

Beda kalau brand kamu adalah bisnis offline atau bisnis fisik atau toko lah paling gampang. Metrik ini penting banget tentunya untuk tracking seberapa efektif sih strategi yang kamu pasang di Instagram buat mendatangkan customer.

Sama kayak yang lain, ada 2 metrik yang harus kamu perhatikan disini:

  • Get Direction Click: yaitu jumlah visitor yang nge-klik direction atau map yang kamu pasang di profile
  • Get Direction Click Rate: jumlah klik di get direction dibagi dengan jumlah profile visit dalam waktu tertentu.

Branded Hashtag

Sering banget pakai hashtag nggak sih kalau main di Instagram?

Asal kamu tau, hashtag di Instagram itu dibagi menjadi 3 macam ya.

  • Popular hashtag: hashtag dengan jumlah user paling banyak. Biasanya event dan moment trending atau viral gitu
  • Community hashtag: hashtag yang dipakai cuman dalam komunitas atau grup tertentu aja.
  • Branded hashtag: hashtag unik yang dipakai oleh brand dalam menjamu dan melayani fans dan customer.

Selalu pantau terus ya user branded hashtag kamu di Instagram. Karena, makin banyak hashtag ini dipakai, makin menyebar dan populer kamu di Instagram.

Asik kan?

Instagram Live

Instagram Live Viewers

Perlu kamu tau, Instagram Live sekarang udah jadi salah satu trend wajib buat brand dan bisnis online.

Jadi, nggak sia-sia deh kayaknya kalau kamu harus pakai Instagram Live sebagai salah satu ujung tombak dan menelitinya lebih jauh.

Suksesnya kampanye Instagram Live ini nyatanya cuman dipengaruhi oleh satu hal aja, yaitu viewers.

Live viewers: jumlah user Instagram yang ikut dan lihat live yang kamu lakukan.

Selain itu, ada juga viewers pada waktu tertentu aja. Tentu aja, ini adalah jumlah semua user Instagram yang ikut dan meninggalkan live video kamu.

Menurut kita sendiri sih, lebih baik kamu hitung dan awasi jumlah viewers mulai dari awal video sampai akhir. Jadi kamu bisa melihat seberapa banyak sih user Instagram dan followers yang tertarik sama video live kamu.

Kalau yang tertarik itu cuman sedikit banget, artinya kamu harus benar-benar bikin strategi yang matang buat menambah interaksi atau engagement.

Bisa dengan cara menambah followers, likes, comments dan semua aspek interaksi. Selain itu, kamu juga harus pintar-pintar mengembangkan niche dan konten kamu.

Kamu bisa melihat berapa jumlah viewers yang join di pojok kiri atas screen. Sementara itu, kalau udah selesai, Instagram akan kasih tau berapa jumlah viewers akhir dan siapa aja mereka.

Sayangnya, sampai sekarang masih belum ada fitur analytics buat Instagram Live. Jadi saran kita sih simple. Screenshot aja tiap kali kamu habis melakukan live streaming di Instagram.

Kumpulkan jadi satu, biar kamu bisa melakukan tracking dan analisa gimana perkembangan strategi Instagram live kamu buat marketing.

Instagram Story

Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Taps Back

Satu-satunya metrik positif buat bisnis dan iklan Instagram story adalah Tap Back. Artinya, jumlah tap untuk melihat konten yang barusan dilihat.

Tau maksudnya nggak sih?

Posisikan diri kamu waktu melihat story di Instagram. Konten yang menarik pasti buat kamu mau nonton lagi kan?

Jadi kamu rela tap back demi melihat konten itu lagi. So, makin banyak jumlah tap back, menandakan kalau konten kamu itu bagus dan bikin mereka nyaman.

Dengan begini, kamu bisa melanjukan buat bikin konten yang serupa atau mirip.

Tap Forward

Kebalikannya dari Tap Backwards ya. Jadi, ini adalah jumlah tap ke next story. Artinya apa?

Jelas kalau konten kamu nggak menarik sehingga mereka mau skip dan lihat lebih cepat lagi.

Selain itu, mungkin aja gara-gara kesalahan teknis yang kamu lakukan. Contoh aja, kamu naruh stiker terlalu dekat dengan tombol tap forward.

Kalau analisa kita sendiri sih, apapun alasannya entah itu gara-gara kesalahan teknis atau emang karena konten yang nggak menarik, kamu harus waspada.

Artinya, kamu harus mengubah strategi ke yang lebih keren dan berhasil.

Exit

Jelas banget kayak namanya, Exit adalah jumlah user Instagram yang keluar tanpa melihat konten sampai akhir.

Exit biasanya terjadi gara-gara beberapa alasan, antara lain:

  • User menutup Instagram saat lihat konten Insta story kamu
  • User tiba-tiba klik tanda X di pojok kanan atas dengan sengaja
  • Swipe yang dilakukan ke website atau langsung kembali ke Feed

Sementara itu, ada juga Exit Rate, yaitu jumlah exit dibagi dengan jumlah impression secara keseluruhan.

Contoh aja nih. Impression di konten Instagram story kamu ada sekitar 10 ribuan dengan Exit sebanyak 30.

Jadi, Exit rate kamu adalah 0,03%. Keren banget sampai ini terjadi.

Makin kecil Exit rate, makin bagus konten yang kamu bikin.

Completion Rate

Ini nih lawannya Exit Rate. Jadi Completion Rate adalah jumlah berapa banyak user Instagram yang nonton konten Instagram story kamu sampai habis.

Instagram sih nggak kasih formulanya. Tapi logikanya gampang banget kan?

Completion rate itu bisa dihitung dengan 100% – Exit rate.

Replies

Namanya aja udah replies ya. Jadi ini adalah respon yang diberikan user tentang konten Instagram story yang kamy upload dan masuk ke DM.

Kamu bisa kok tracking semua angka yang ada dengan filter di Instagram. Caranya gampang banget kok.

  • Masuk ke Instagram Insight
  • Klik Story
  • Pilih Apply Filter

Swipes Away

Kalau ini beda sama tap ya. Swipes Away artinya jumlah user Instagram yang nge-Swipe entah itu ke kiri atau kanan.

Jadi, mereka nggak lagi lihat konten kamu tapi lihat konten user lainnya.

Shortcut

Semua metric Instagram Story di atas itu masuk dalam kategori Shortcut. Jadi, shortcut adalah jumlah semua tap back, tap forward, exits, dan swipe away.

Semua terserah kamu sekarang!

Mau bisnis online dan akun Instagram cepat populer, atau merelakan peluang emas ini jatuh ke orang lain?

Followersindo sudah berpengalaman lebih dari 7 tahun untuk masalah jasa Instagram professional.

Lebih dari 141 ribu selebgram, public figure, artis, dan selebritis papan atas Indonesia udah membuktikannya!

Sekarang giliran kamu buat jadi bagian dari mereka!

Mumpung pendaftaran masih kita buka!

Saya Mau

Metric Umum

Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa
Iklan di Instagram: Metrik Penting dan Analisa

Views

View ini cuman buat konten video ya. Foto nggak bisa.

Views sendiri adalah jumlah berapa kali video kamu dilihat orang lain berdasarkan data yang kamu kumpulkan.

Selain itu, ada juga yang namanya Views Rate, yaitu jumlah persentase total views dibagi dengan total impression.

Oh iya. Perlu kamu ingat kalau user Instagram itu mungkin aja lihat konten foto kamu. Cuman belum tentu nonton video ya.

Jadi, kalau kayak gitu masalahnya, impression bakalan nambah tapi views nya nggak.

Saves

Kalau yang satu ini ada kaitannya dengan konten Instagram feed. Jadi berapa banyak konten kamu disimpan bakal masuk ke metrik Save ini.

Makin banyak saves berarti konten kamu bagus banget. Kalau konten biasa aja dan jelek banget, siapa yang mau save kan?

Kalau Average Saves itu adalah jumlah saves yang kamu peroleh berdasarkan waktu tertentu.

Contoh selama 1 bulan ini, 1 konten kamu udah di save 600 orang. Maka Average Saves nya adalah 20 ya.

Mention

Mention adalah metrik Instagram yang menunjukkan berapa kali kamu disebut dalam Instagram.

Makin banyak mention, maka post itu bakal kayak iklan Instagram. Bisa menyebar luas tanpa harus bayar.

Bedanya, kalau iklan Instagram itu bayar. Kalau mention itu nggak usah bayar dan lebih natural.

Makanya nggak heran kalau selebgram dan brand yang berkolaborasi itu selalu pakai mention dan tagging.

Kesimpulan

Sayang seribu sayang deh sebenarnya kalau bisnis nggak dioptimasi dengan analytics itu. Kamu nggak bakal bisa memantau atau monitor progess strategi yang kamu lakukan.

Dengan pengetahuan metrik iklan Instagram ini, tentu kamu bakal lebih hati-hati lagi dalam memilih strategi.

Selain itu, strategi kamu bisa makin bagus kan dengan monitor yang berkelanjutan.

Tapi strategi itu nggak bakal ada apa-apanya kalau nggak sama branding Instagram.

Cuman dengan branding, apapun strategi Instagram kamu bisa terlampaui.