Hand Sanitizer Pro & Kontra 2020

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Udah nggak bakal bisa menyanggah lagi kalau mayoritas nitizen sekarang mencari-cari hand sanitizer!

Kita pikir sih ini bakal terus berlanjut selama kasus Virus Corona ini belum bisa diberantas.

Tapi sayangnya, banyak banget nitizen yang nggak tau, termasuk kamu kali ya, kalau sebenarnya ada beberapa pro dan kontra tentang Hand Sanitizer ini. Soalnya ada juga yang masih mengandalkan sabun buat melakukan sterilisasi.

Terus, ada juga yang mempermasalahkan Hand Sanitizer DIY yang biasa di-share di internet!

Untungnya, kita udah meneliti dan dapat info lengkap tentang ini.

Check it out ya …

Banyak teori yang bilang kalau alkohol nggak cukup kuat buat melindungi dari virus Corona

Apa ini benar?

Share konten ini agar semua nitizen, tema, saudara, dan keluarga tau dan ngerti tindakan yang harus diambil dengan tepat!

Hand Sanitizer untuk Virus Corona Update 2020

Ada alasan kenapa alkohol yang dijadikan sebagai bahan utama buat bikin hand sanitizer!

Berita yang bereda itu, hand sanitizer dengan konsentrasi alkohol 60% udah cukup buat mencegah penyebaran virus corona.

Terus, kenapa nggak sekalian 100%?

Simak nih selengkapnya ya …

Alkohol sebagai Bahan Utama

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Kayak yang ada di pelajaran kita di sekolah dan kuliah sih. Alkohol itu efektif banget buat membunuh macam-macam mikro organisme. Termasuk virus dan bakteri.

Soalnya, alkohol bakal menonaktifkan protein mereka. Proses ini sih namanya denaturasi bisa membunuh bakteri dan virus.

Selain alkohol, temperatur yang panas banget juga bisa melakukan proses denaturasi.

Contoh aja, waktu kamu masak telur. Kuning dan putih telur yang mengeras gara-gara dimasak itu juga termasuk denaturasi yang membunuh bakteri dan virus.

Mikro Organisme yang Lolos

Apa kamu pikir semua mikro organisme itu bsia dibunuh dengan alkohol?

Nggak semudah itu!

Emang ada sih tipe bakteri dan virus yang gampang banget dibunuh sama alkohol. Contoh aja, bakiteri E. Coli yang bikin infeksi dan gangguan saluran pencernaan ini bisa dibunuh dengan mudah pakai alkohol 60%.

Gara-gara permukaan mikro organisme yang beda ini, alkohol ini punya kemampuan yang berbeda.

Ada virus yang punya perisai namanya envelope dan ada juga yang nggak punya. Alkohol itu efektif buat membunuh virus yang punya envelope.

Nah untungnya, virus Corona ini termasuk jenis virus yang punya envelope.

Jadi, entah kamu mau bunuh bakteri atau virus apapun, beberapa penelitian dunia udah membuktikan kalau alkohol dengan konsentrasi 60% atau lebih itu efektif banget buat bunuh mikro organisme.

Alkohol 60% vs 100%

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Mungkin kamu punya pertanyaan, kalau alkohol 60% aja udah cukup buat membunuh virus Corona, gimana kalau ditingkatkan jadi 100%?

Jawabannya nggak!

Soalnya, denaturasi protein itu mudah banget berhasil kalau ada reaksi antara kadar air dan alkohol.

Terus, alkohol 100% atau murni itu mudah banget menguap. Jadi, nggak begitu efektif buat membunuh bakteri dan virus. Apalagi kalau musim dingin.

Selain itu, alkohol murni 100% itu juga bisa bikin kulit kering dan iritasi kulit. Itulah kenapa kamu nggak boleh pakai sanitizer terlalu sering.

Tapi kebanyakan hand sanitizer sekarang udah pakai emolisi yang membantu melembutkan dan melembabkan kulit.

Masa Aktif Hand Sanitizer

Mayoritas hand sanitizer dari brand besar sih bisa bertahan sampai 2 tahun kalau disimpan dengan bener. Ini juga tertulis di kemasan kok.

Tapi satu hal yang perlu kamu tau. Alkohol itu bakal terus menguap. Jadi, makin lama, hand sanitizer itu nggak bakal bisa tajam lagi buat nge-kill virus dan bakteri.

Tapi kalau kondisinya kayak saat ini, rasanya nggak mungkin deh kalau hand sanitizer itu expired. Soalnya banyak banget yang butuh dan produksi juga makin gencar.

DIY Hand Sanitizer

Kayak yang kita bilang tadi. Hand sanitizer itu adalah kombinasi antara alkohol dan air. Tepatnya, alkohol 60% ya.

Kalau emang kamu bisa bikin campuran ini dengan sempurna, justru bagus banget! Selain murah, kamu juga bisa merancang sesuai selera!

Cuman masalahnya, di beberapa media sosial itu ada tutorial bikin hand sanitizer pakai Vodka.

Saran kita sih, mending jangan pakai Vodka deh ya. Soalnya, kadar alkohol Vodka itu 80%. Padahal, kadar yang paling direkomendasikan itu adalah 60%.

Tapi kalau DIY pakai Vodka ini cuman kamu pakai di kamar mandi aja sih nggak masalah. Fungsi nya buat P3K kalau kamu kena pisau atau luka berdarah ringan lain.

Tau sendiri kan kalau hand sanitizer ini bisa jadi bisnis online yang prospek banget buat kamu?

Soalnya, demand pasar atau permintaan pasar sekarang lagi tinggi-tingginya!

Kemungkinan besar prospek ini bakal terus stabil sampai virus Corona ini selesai.

Jadi, bisnis ini bisa jadi bisnis jangka panjang.

Kamu harus siap-siap branding dengan tepat di media sosial, terutama Instagram.

Instagram jadi platform yang punya banyak prospek!

So, mulai sekarang juga ya.

Followersindo bakal bantu kamu populer dan branding keren dalam waktu singkat!

Saya Mau

Hand Sanitizer vs Sabun

Kalau kamu ditanya, mana yang lebih baik, hand sanitizer atau sabun antiseptik?

Coba lihat penjelasan yang kita dapat dari expert kesehatan dunia dari Amerika ini ya!

Menurut penelitian dan logika sih, sabun lebih baik daripada hand sanitizer.

Pertama, sabun dan air itu bisa bikin kulit kamu benar-benar bersih. Sabun bisa membunuh kuman, bakteri, dan virus serta bahan kimia yang ada di kulit.

Terus, membilas pakai air itu bakal mengangkat dan menyingkirkan sisanya.

Hand Sanitizer itu emang efektif banget buat membunuh bakteri, virus, dan kuman jahat. Cuman, jelas mereka masih menempel di kulit kamu.

Terus, patogen virus Corona itu juga dilindungi lemak yang bisa hancur dengan sabun. Jadi, kamu bakal agak kebal sama virus ini.

Membasuh tangan itu juga bisa mengangkat kotoran dari kulit. Terus, mengeringkan tangan itu juga bisa bikin permukaan kulit nggak jadi saran bakteri dan virus.

Terakhir, itu tentang masalah ketersediaan saat ini.

Udah tau kan kalau nitizen sekarang itu banyak cari hand sanitizer. Banyak yang lupa tentang sabun.

Jadi, sabun bisa jadi alternatif terbaik dan pembunuh virus yang paling tajam.

Bisnis Hand Sanitizer

Perlu kamu tau satu hal penting. Meski sabun itu efektif buat mencegah virus Corona, Hand Sanitizer masih jadi favorit utama.

Soalnya, nggak praktis banget kalau harus cuci tangan sering-sering itu. Selain rempong, tentu kamu juga dituntut buat kerja cepat.

Inilah kenapa hand sanitizer masih jadi pilihan banyak nitizen.

Apalagi, permintaan sekarang benar-benar naik dan bakal bertahan lumayan lama kan ya?

Jadi, inilah peluang bisnis yang bisa kamu lakukan sekarang ini. Faktanya, udah ada banyak banget nitizen yang udah mulai menerapkan bisnis ini.

Masalahnya sekarang, hand sanitizer itu dikontrol distribusinya. Jadi, kamu nggak bisa menampung banyak hand sanitizer buat dijual ulang.

Tapi tenang!

Kamu bisa bikin hand sanitizer dengan tips dan trick DIY yang bisa kamu lakukan di rumah kan?

Gimana cara bikin hand sanitizer yang terbukti ampuh?

Cara Membuat Hand Sanitizer DIY

Kayak yang kita bilang tadi, hand sanitizer itu alternatif yang keren banget buat. Asalkan, bahan dan alatnya udah cocok sesuai dengan rekomendasi ahli.

Resep ini kita dapatkan dari Dr. Rishi Desai, kepala medis di Osmosis. Menurut penelitiannya, bahan dan resep ini bisa membunuh 99.9% kuman dan bakteri serta virus dalam waktu 60 detik aja.

Alat dan Bahan

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Untuk alat dan bahan, kamu nggak butuh banyak banget kok. Faktanya, cuman ada 3 bahan yang harus kamu siapkan dalam kadar yang nggak terlalu banyak.

  • 3/4 cup isopropil atau alkohol 100% atau 99%
  • 1/4 cup jel aloe vera atau lidah buaya (buat memperlembut tangan dan meng-counter kerasnya alkohol)
  • 10 tetes essential oil. Kalau nggak ada, kamu bisa pakai minyak Lavender atau jus lemon

Ada versi lain yang datang dari Jagdish Khubchandani, yaitu:

  • Isopropil atau ethanol (99% dan 91%)
  • Aloe Vera
  • Beberapa tetes minyak ekaliptus, clove, pappermint atau essential oil lainnya

Kalau versi WHO sih beda lagi ya:

  • Isopropil atau ethanol
  • Hidrogen Peroksida
  • Gliserol
  • Air dingin yang disuling atau dimasak

Cara Pembuatan Hand Sanitizer

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Selain alat dan bahan yang gampang banget ditemukan, proses pembuatannya juga nggak butuh nge-lab!

Cukup kamu lakukan di rumah sambil menikmati waktu luang aja, semua berjalan beres kok.

  • Tuang semua bahan tadi ke satu wadah. Rekomendasi kita sih gelas atau gelas kimia ya.
  • Aduk-aduk dengan sendok sampai rata ya. Terus, pakai whisk buat bikin gel nya.
  • Masukkan ke kaleng atau botol
  • Hand sanitizer DIY siap kamu pakai

Gimana? Gampang banget kan?

Kenapa branding Instagram pakai Followersindo.

Soalnya, Followersindo dikembangkan dengan sistem yang bagus dengan keuntungan:

  • 100% aman, tanpa password IG, tanpa menambah jumlah following
  • Sistem auto 24 jam non stop
  • Tanpa batasan order
  • Fleksibel, bisa nambah branding dimana aja dan kapan aja
  • Layanan terbaik dan tersortir serta lolos QA dan QC
  • Proses tercepat
  • Harga bersahabat
  • Edukasi blog social media marketing

So, tunggu apalagi!

Simpan energi kamu buat plan bisnis dan serahkan urusan branding ke Followersindo!

Saya Mau

Bisnis Online: Hand Sanitizer

Sekarang, kamu udah siap mulai menjalankan bisnis online hand sanitizer.

Masalahnya, apa kamu tau step-step nya?

Faktanya, kebanyakan orang nggak tau cara memulai bisnis online.

Padahal, simple kok aslinya. Coba deh langsung masuk ke tutorial kita ya.

Bangun Branding di Media Sosial

Langkah pertama yang paling simple adalah branding di media sosial.

Instagram, Facebook, Twitter, dan Pinterest itu adalah senjata marketing online yang kuat banget.

Sedikit info aja, prospek di masing-masing media sosial itu bisa dilihat dari penelitian dan statistiknya.

Kita bakal bahas statistik media sosial satu per satu ya:

Statistik Instagram 2020

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
  • User aktif per bulan mencapai 1 milyar
  • Ada 500 juta user yang pakai Instagram story per hari
  • Reach iklan Instagram mencapai 850 juta user
  • Brand bisa menjangkau 53 juta anak muda
  • 1/3 dari total konten Instagram story yang paling dilihat adalah dari brand
  • Completion rate bisnis mencapai 80%
  • Media sosial paling banyak yang dipakai influencer marketer

Statistik Facebook 2020

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
  • Raja dari semua media sosial dengan marketshare 60%
  • Ada 2.45 milyar user aktif per bulan
  • 96% user akses Facebook pakai mobile atau HP
  • Ada 300 juta foto diupload per hari
  • 42% bisnis dan brand besar pakai Facebook sebagai alat marketing mereka

Statistik Pinterest 2020

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
  • Ada sekitar 320 juta user aktif per bulan
  • Pinterest memegang 80% keputusan sale
  • 28% marketer online pakai Pinterest
  • 78% user Pinterest suka konten iklan, terutama dari brand
  • 90% user mengaku Pinterest bawa vibe positif
  • 80% user pakai mobile atau HP

Statistik Twitter

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
  • User per hari mencapai 145 juta
  • Traffic naik 6% per tahun
  • Engagement Twitter mencapai 23%
  • Konten dengan hashtag menghasilkan 100% engagement
  • 2 Milyar user lihat konten video per hari
  • Engagement video 10X lebih besar daripada foto

Iklan Media Sosial

Tahap selanjutnya dari branding adalah iklan. Faktanya, ada banyak media yang menyediakan fitur iklan di dalamnya.

Instagram, Facebook, Twitter dan social media lainnya punya iklan dengan daya reach dan impression yang luar biasa.

Iklan ini beda dengan posting biasa. Artinya, iklan harus kelihatan begitu professional.

Soalnya, iklan itu butuh biaya yang nggak murah. Meski nggak semahal iklan TV sih.

Jadi, kamu harus bikin konten yang bagus serta copywriting yang keren abis. Intinya, gimana kamu bisa menarik perhatian user media sosial sejak pertama kali mereka melihat konten itu.

Yang pasti, kamu bisa pakai Facebook Ads Manager buat mengendalikan semua iklan yang ada di Facebook dan Instagram.

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Faktanya, Facebook Ads Manager ini dilengkapi dengan fitur yang jauh lebih lengkap daripada Instagram Ads.

Keuntungan Facebook Ads Manager dibandingkan Instagram Ads antara lain:

  • Lebih detail dan targeted setting nya
  • Banyak metrik yang bisa diukur
  • Ada preview sebelum konten di-launch
  • Banyak pilihan jenis konten iklan
  • Fitur monitor dan analisa lengkap

Tapi kalau emang kamu mau yang nggak ribet dan santuy aja, mending pakai Instagram Ads.

Pakai Website

Kalau emang kamu serius, pakai website sebagai anchor atau jangkar marketing kamu.

Jadi, disitulah kamu bisa dapat pelanggan yang bisa kamu proses dengan sistem funnel.

Intinya, website itu cuman buat pijakan pertama atau landing page. Tahap selanjutnya, tergantung dengan tujuan marketing kamu.

Nggak usah takut gara-gara nggak punya team IT. Soalnya, sekarang kan ada banyak banget website yang menawarkan ecommerce khusus jualan.

Jadi, kamu tinggal terima beres deh. Bahkan, ada banyak banget fitur yang bisa kamu dapatkan.

Yang pasti, design nya juga udah pro banget yang bikin customer dan calon customer kamu suka.

Terus, gabungkan website kamu ini sama Google Analytics, serta Facebook pixel ya biar sewaktu-waktu ngiklan itu bisa dilihat progress nya.

Online Marketing

Tahap terakhir biar strategi kamu ini berhasil tentu kamu perlu analisa yang intens. Jadi, kamu bisa melihat sendiri mana strategi yang berhasil dan nggak berhasil.

Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020
Tips Hand Sanitizer DIY untuk Bisnis Virus Corona 2020

Teruskan dan tingkatkan strategi yang berhasil dan perbaiki yang nggak berhasil.

Untungnya, kamu bisa pakai beberapa tools yang udah tersedia di platform tadi. Contoh aja, kamu bisa pakai Google Analytics, Instagram Insight, Facebook Insight, dan lain sebagainya.

Pelajari juga masing-masing metrik yang ada di aplikasi itu tadi. Terus catat juga perkembangan strategi kamu ya.

Di Instagram sendiri, kamu harus ngerti semua metrik. Jangan sampai salah baca metrik iklan dan metrik umum ya.

Selain bisa melakukan analisa, kamu juga bisa menentukan strategi lain untuk masa depan. Contoh, kamu bisa memprediksi biaya atau budget yang ada di iklan selanjutnya.

Jadi, kamu bisa menyusun anggaran buat masing-masing kampanye yang kamu lakukan buat marketing.

Mau branding di media sosial selain Instagram?

Bisa jadi YouTube, Facebook, Twitter, Tik Tok atau bahkan SoundCloud!

Kalau emang iya, langsung aja ke Resellerindo ya.

Semua layanan media sosial bisa kamu akses disana!

  • 100% aman, tanpa password IG, tanpa menambah jumlah following
  • Sistem auto 24 jam non stop
  • Tanpa batasan order
  • Fleksibel, bisa nambah branding dimana aja dan kapan aja
  • Layanan terlengkap semua media sosial
  • Proses tercepat
  • Harga termurah se Indonesia
  • Bonus sampai 30 juta per akun
  • Peluang bisnis online dengan ecourse gratis!

Mau?

Yuk kenalan lebih jauh sama Resellerindo!

Mau dong ...

 

Kesimpulan

Kalau kamu bisa mengambil hikmahnya, tentu virus Corona ini punya sisi positif.

Selain bikin kita makin solid dengan menolong sesama, kamu juga punya inisiatif buat melakukan apa yang sebelumnya nggak pernah terpikir.

Yah kayak bisnis online ini kan?

Kamu bisa dapat ide buat bisnis hand sanitizer gara-gara kebutuhannya makin meningkat.

Bahkan, kamu juga bisa produksi sendiri kok. Kreasikan sesuai keinginan kamu, terus jual dengan harga yang paling bersahabat.

Yang penting, bisnis dan produk kamu ini beda dan punya nilai lebih, udah tentu kamu untung.