7 cara meningkatkan engagement Instagram untuk akun bisnis dan pribadi!

7 cara meningkatkan engagement Instagram untuk akun bisnis dan pribadi!Pelajari bareng yuk 7 cara meningkatkan engagement Instagram untuk akun bisnis dan pribadi 2018!

Hai, Bro, Sis! Salah satu kunci sukses Instagram adalah bagaimana kamu bisa meningkatkan jumlah engagement kamu kan? Tapi, masih banyak banget orang yang bingung tentang cara meningkatkan engagement Instagram ini, baik untuk akun pribadi terlebih untuk akun bisnis. Nah kinilah saatnya untuk belajar tentang cara mengingkatkan engagement Instagram yang efektif!

Untuk sekedar informasi saja, Instagram memang menyajikan data dan fakta khusus tentang apa yang kamu mau dari Instagram. Ya, engagement. Arti dari engagement ini sendiri adalah jumlah interaksi yang sudah terjadi antara pemilik akun Instagram dengan pengguna Instagram lainnya. Engagement ini berupa like, comment, dan share.

Nah, tanpa basa-basi lagi, kita akan kasih kamu 7 cara meningkatkan engagement Instagram untuk akun bisnis dan akun pribadi! Siap??

# 1: Meningkatkan engagement Instagram dengan mengikuti update followers

Kamu tau ga kalau dalam meningkatkan engagement Instagram ini, pemilik akun Instagram harus menyambung interaksi mereka dengan followers?? Nah, inilah masalah terbesar saat ini karena pihak bisnis jarang sekali mengikuti perkembangan followers mereka.

Kalau kamu udah share posting di Instagram, maka kamu harus siap-siap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di komentar, gunakan highlight di Insta story, dan libatkan mereka di posting lain.

Brand kecantikan Glossier udah mengangkat pertanyaan yang keren banget dalam komentar pos akun bisnisnya untuk dijawab dan di upload di Instagram story lho! Dengan inilah, akun ini mengambil kesempatan untuk membagikan link shopping untuk followers.

Engagement yang sebenernya lebih dari hanya sekedar memberikan respon terhadap followers kamu. Kamu harus secara aktif mengundang mereka untuk berpartisipasi dan kemudian merespons. Siapkan topik, dengarkan pendapat followers kamu, beri mereka feedback, dan ulangi. Dengan kata lain, lakukan percakapan!

Instagram memiliki banyak fitur yang membuat fungsi ini menjadi lebih mudah. Question sticker, polling sticker, dan emoji slider sudah menjadi tools yang populer untuk Instagram Stories. Jalankan polling untuk mendapatkan ide dan masukan yang jelas. Gunakan cara ini untuk menghibur customer kamu, dapatkan review produk dengan cepat, dan bahkan minta followers kamu buat milih konten yang ingin mereka lihat di masa depan.

Majalah Food Bake from Scratch memberi kendali kepada followers Instagram akun tentang jadwal konten dengan polling stickers ini lho, Bro, Sis.

Meskipun Instagram story sangat bagus untuk melakukan percakapan dengan semua followers kamu, fitur Quick Replies memungkinkan kamu buat melakukan koneksi pada tingkat individu. Dengan Quick Replies, kamu bisa nulis dan menyimpan respons umum untuk pertanyaan followers dan audience kamu di DM.

Untuk memberikan visualisasi, kamu bisa buat pesan ucapan terima kasih untuk dikirimkan mereka yang membalas story kamu. Tentunya hal ini lebih gampang daripada memberikan sapaan publik ke semua followers kamu satu per satu. Tetapi inget: pastikan respons kamu tidak terdengar seperti buatan robot. Inget tujuannya adalah untuk berinteraksi, bukan pengasingan.

Baca: Mengundang Customer dengan Kreativitas Konten Bisnis di Instagram

# 2: Meningkatkan engagement Instagram dengan menggunakan fitur interaksi dalam kampanye

Tentu saja, setiap brand punya gaya, suara, dan value yang unik. Meskipun kamu ga mau bergerak terlalu jauh dari itu, tapi penting buat kamu untuk tetap mengikuti gaya Instagram, tren desain terbaru, dan bahkan meme. Kalau kamu masih aja posting konten yang terlihat bagus yang udah basi, followers kamu ga akan kembali ke kamu.

Ikuti terus fitur dan rilis Instagram terbaru, dan amati kompetitor kamu dengan intens untuk memonitor trends yang ada. Sebaiknya lakukan riset tentang konten dan gaya apa saja yang populer sedang populer.

Misalnya, kamu harus jeli kalau foto yang dihias dengan rasa frame dan tekstur yang berbeda tentu menjadi penarik perhatian followers kamu. Tapi, kamu juga bisa menyesuaikan pilihan warna dan filter untuk musim, seperti Later.com di bawah ini. Atau kamu bisa mengambil trik dari pakar desain untuk membuat feed Instagram kamu menjadi keren banget.

Meskipun Instagram adalah platform visual, jangan lupa tentang teks. Cara kamu menggunakan comments, teks, dan tekst lainnya bisa verpengaruh banget untuk posting kamu. Ada trend dalam teks, seperti yang ada dalam desain foto. Misalnya, 2018 telah menjadi tahun humor untuk brand-brand besar di media sosial.

# 3: Meningkatkan engagement Instagram dengan strategi konten promosi dan Instagram feed

Media sosial adalah semua tentang koneksi, dan itu termasuk marketing yang kamu lakukan. Kamu ga bisa optimasi Instagram kecuali kamu buat link dengan channel, brand, dan tools lainnya. Yang terpenting, kamu perlu banget buat menghubungkan konten media sosial kamu ke titik penjualan.

Yuk kita mulai dengan hal yang paling jelas. Sejak Facebook mengambil alih Instagram, kedua jaringan menjadi makin terintegrasi. Kamu bisa menggunakan iklan Facebook untuk broadcast posting kamu di Facebook dan Instagram pada saat yang sama.

Kamu juga bisa meraih banyak hal dengan mencampur fitur dalam Instagram. Untuk memberikan ilustrasi, gunakan Instagram story kamu untuk highlight teks di profil kamu dan sebaliknya. Kamu juga bisa menggunakan post story atau video sebagai cuplikan untuk konten yang lebih panjang di IGTV kamu, seperti yang dilakukan Nike di sini.

Tapi ingat, ini bukan hanya tentang peningkatan reach dalam media sosial. Kamu bisa memberikan edukasi followers di channel sosial, situs web, toko, dan lainnya. Perkenalkan konten yang menarik ke komunitas dan dorong mereka untuk keluar dari “zona aman” mereka di jaringan sosial.

# 4: Meningkatkan engagement Instagram dengan Instagram Story untuk traffic customer

Instagram Stories adalah rahasia untuk meroketnya jejaring sosial dalam setahun terakhir. Lebih dari 400 juta pengguna sekarang menonton Instagram story setiap harinya lho, Bro, Sis.

Seperti namanya, gunakan Instagram Stories untuk menceritakan sebuah cerita. Hanya karena format video pendek tidak berarti kamu ga bisa membangun narasi. Ingat Vine? Jejaring sosial jangka pendek sudah lama hilang, tetapi akun itu mengajarkan kita bahwa kamu bisa memberikan cerita epik dalam 6 detik atau kurang.

Inilah cerita sederhana dan efektif dari majalah Travel Insider. Dengan satu gambar, teks pendek, dan swipe up link, akun ini mengatur nada dan antisipasi untuk artikel lengkap.

Coba pikirkan tentang lika-liku customer. Bagaimana kamu bsia memberikan guidance followers kamu untuk melihat konten kamu, berinteraksi dengannya, hingga melakukan pembelian? Tentu saja, bagian story yang rumit adalah mentransfer koneksi itu dari Instagram.

# 5: Meningkatkan engagement Instagram dengan link terlacak

Salah satu tantangan terbesar di Instagram adalah langkanya link langsung. Tidak seperti jaringan sosial lainnya, kamu ga akan bisa share link yang dapat diklik, kecuali di bio Instagram kamu atau melalui tools bisnis khusus. Inilah yang  membantu menjaga platform keren ini bebas dari spam. Faktanya, hal inilah yang menjadi tembok untuk beberapa pengguna sehingga mereka ga bisa menikmati Instagram ini!

Jadi kalau kamu mau membuat kesan positif, triknya adalah bekerja dengan keterbatasan Instagram, daripada melawannya.

Pastikan bahwa setiap link bisa kamu track. Cara kamu menggunakan link ini akan bergantung banget pada industri, marketplace, dan strategi marketing yang kamu gunakan. Kamu bisa terhubung ke halaman arahan, update link terbaru kamu secara teratur dengan konten baru. Atau bahkan kamu juga bisa melindungi link kamu dengan layanan penyambungan link seperti Linktree.

Inilah strategi link yang kontras dari dua profil bisnis Instagram. ARCH Motor mengirimkan followers ke situs web utama, sementara Instagram The North Face menggunakan link ini untuk pendaki bisa menyisipkan link jadwal untuk tour film-film pendakian terbaik tahun ini.

View this post on Instagram

#KRGT1 #PerformanceCruiser #ArchMotorcycle

A post shared by ARCH Motorcycle (@archmotorcycle) on

Kalau kamu menggunakan profil bisnis untuk membuat iklan, kamu harus punya minimal 10.000 followers, atau memiliki akun terverifikasi, maka opsi yang kamu dapatkan akan bertambah. Kamu bisa menambahkan Swipe Up ke Story kamu atau menyertakan link di iklan.

Tapi, kalau kamu share link, jangan melupakan strategi! Beri pengguna Instagram visual yang menarik perhatian dan CTA yang jelas. Pastikan bahwa link berfungsi penuh untuk viewers seluler.

# 6: Meningkatkan engagement Instagram dengan membuat point of sale via Shoppable Tags

Shoppable tags adalah bentuk marketing link yang paling cepet di Instagram. Pengguna Instagram akan memberikan respons yang baik untuk konten yang keren dan link bernilai tambah. Tapi, terkadang kamu cuman bisa memberikan CTA yang sederhana dan mengingikan penjualan.

Tag juga yang membedakan Instagram dari Snapchat. Kita semua tau bahwa popularitas Snapchat dengan pengguna ponsel, terutama anak muda, tidak ada bandingannya. Namun sejauh ini, sebagian besar brand ga bisa melakukan monetisasi dengan Snapchat.

Instagram adalah tools marketer. Platform keren ini menggabungkan konten visual yang keren dengan peluang untuk mendorong penjualan. Tampaknya trade-off berhasil untuk pengguna: 90 juta pengguna klik untuk buka tag di pos belanja setiap bulan.

Platform ini tenah menguji channel belanja khusus pada tab Explore. Kamu mungkin udah tau bahwa hal ini udah muncul atau mungkin masih menunggu update. Bahkan ada rumor bahwa Instagram rilis aplikasi belanja secara terpisah.

Setelah awalan yang goyah untuk IGTV, beberapa pengguna menanyakan apakah aplikasi yang terpisah akan bisa mendapatkan pengguna yang banyak. Di sisi lain, aplikasi seperti Pinterest dan 21Buttons udah melakukan pengujian konsep shopping sosial dengan beberapa keberhasilan. Kalau tidak, kamu musti tetap waspada pada bagaimana fitur Instagram baru dan reaksi pengguna akan berkembang.

Baca: Inilah IG TV dengan Sejuta Kejutan buat Kamu Instagram Lovers!

# 7: Meningkatkan engagement dengan memberikan hadiah followers aktif

Sejauh ini, kita hanya membahas tools praktis untuk meningkatkan engagement Instagram. Tapi jangan lupa sisi psikologis dari berbagai hal. Kamu bisa melakukan promosi engagement pengguna dengan penguatan positif. Dengan kata lain, tunjukkan bahwa kamu suka berinteraksi dan melakukan engagement dengan followers kamu.

Salah satu metode populer adalah giveaway Instagram. Kamu bisa membuat highlight produk dan jasa sambil meningkatkan engagement Instagram dan menunjukkan pada followers bahwa mereka kamu hargai dan respect. Brand kecantikan Birchbox menyediakan penawaran, hadiah, dan kejutan untuk followers nya yang berhasil tag Appreciation day.

Keberhasilan giveaway tergantung pada bagaimana kamu melaksanakannya. Kamu perlu banget perlu publish transaksi di post, story, iklan, dan bahkan di platform lain. Sertakan CTA yang jelas dan berikan urgensi tentang apa yang kamu berikan kepada followers kamu.

Pastikan bahwa kamu menggunakan semua alat visual yang diberikan Instagram. Bagikan hadiah, tambahkan filter, dan efek khusus seperti Superzoom dalam Instagram story kamu, Bro, Sis.

Jasa seperti Gentleman’s Box menjalankan kontes reguler dan promosi co-branded. Akun ini menyimpan story gratis yang ada di highlight, sehingga para followers baru bisa dapetin gambaran sekilas tentang hadiah dan tawaran sebelumnya.

Hadiah yang kamu pilih adalah kunci keberhasilan kamu dalam kontes ini. Hal ini harus relevan, tepat waktu, dan berupa barang yang akan dihargai oleh pengguna. Kamu bisa menghubungkan hadiah ke tema atau acara khusus.

Dan jangan meremehkan kekuatan co-branding: kamu bisa bekerja sama dengan brand atau Instagram influencer lain untuk menawarkan lebih banyak hadiah. NBA bekerja sama dengan sponsor Kia Motors untuk memberikan tiket pertandingan untuk merayakan musim baru.

Akhirnya, pilih dinamika yang sangat menarik buat kamu! Jangan meminta pengguna Instagram untuk follow akun kamu, mengirim spam kepada teman-teman mereka, atau repost foto. Sebagai gantinya, coba tanyakan kepada followers kamu pertanyaan terbuka atau dorong mereka untuk berbagi konten asli. Hal ini bisa meningkatkan kualitas engagement Instagram kamu, yang merupakan tujuan untuk memberi penghargaan kepada followers aktif. Bahkan kegiatan ini juga mengurangi spam dan membuat konten buatan pengguna yang dapat kamu gunakan ulang.

Trik untuk meningkatkan kualitas konten original di Instagram

Hanya ada dua jenis konten buatan pengguna yang akan berguna bagi kamu di Instagram: posting dan comment. Meskipun polling dan sticker bisa menjadi cara yang cepat dan mudah untuk mendengar pendapat pengguna, hal ini jauh lebih sulit untuk mencatat respons atau membagikannya dengan orang lain.

Sebaliknya, dengan alat yang tepat, API Instagram memungkinkan kamu untuk meningkatkan comment dan post. Instagram menjadi begitu menarik dan berkembang kalau kamu mau meningkatkan engagement Instagram jangka pendek. Kalau kamu mau strategi media sosial jangka panjang, maka data-driven, comment dan posting mungkin lebih informatif.

Jadi, apa yang harus kmau lakukan adalah bagaimana kamu bisa menarik perhatian followers dan viewers kamu untuk memulai comment di postingan kamu!

Banyak brand meminta pengguna memberi tag teman-teman mereka di kolom comment. Gunanya adalah untuk membantu menarik viewers dan audience baru. Tapi, kamu bisa melangkah lebih jauh dan mengumpulkan lebih banyak informasi. Tanyakan kepada followers kamu bagaimana mereka menggunakan produk kamu, apa yang mereka pikirkan tentang rilis terbaru, dan mengapa mereka menyukai brand kamu. Bahkan, kamu juga bisa mendaftarkan followers kamu sebagai desainer produk dan kelompok fokus tidak resmi.

Tetapi jangan sampai melupakan realitas. Faktanya, banyak banget brand dan influencer udah bisa memanjakan dengan biaya yang murah, “suka dan berbagi”. Inilah engagement gaya terbaru untuk waktu yang lama. Hal ini sudah menjadi indikasi bahwa followers kamu sering tidak terbiasa berbagi konten yang nyata dan bermakna. Jadi untuk memulai, pengguna Instagram mungkin membutuhkan cara insentif. Link popularitas hadiah dan kode diskon bisa mendorong followers kamu untuk berbagi.

Brand Fashion ModCloth meminta pengguna untuk berbagi desain mereka sendiri di post asli dan menawarkan insentif.

Hal ini hanya demi meraih peluang untuk memenangkan kartu hadiah $ 500.

Disamping comment, posting asli dari pengguna adalah bentuk kunci dari konten yang dibuat pengguna. Dan hingga kini, sangat mudah untuk mengumpulkan posting pengguna dengan meminta mereka untuk berbagi konten dengan hashtag bermerek.

Namun, Instagram telah membuat perubahan besar pada API, yang mulai muncul pada 11 Desember. Kenyataan ini adalah bagian dari kampanye yang sedang berlangsung di jejaring sosial untuk meningkatkan privasi dan kualitas engagement. Ketika API Grafik Instagram mulai berlaku penuh, kamu pasti ga bisa mengumpulkan konten pengguna hanya dari hashtag. Tetapi ini tidak berarti bahwa konten yang dibuat pengguna sudah berakhir.

Seperti biasa, strategi terbaik adalah bekerja dengan Instagram, bukan melawannya. API yang ketat adalah kesempatan untuk menunjukkan lagi bahwa kamu punya hubungan yang baik dengan followers kamu. Dan mereka dapat memberikan kepercayaan itu ke kamu. Aplikasi yang update sudah tersedia yang memungkinkan kamu untuk mengumpulkan konten pengguna. Bahkan, kamu juga bisa memperoleh lebih banyak informasi kontekstual daripada sebelumnya, seperti alamat email.

Perlakuan kamu pada konten buatan pengguna juga merupakan peluang untuk menunjukkan rasa hormat kamu terhadap followers. Pastikan privasi dan kebijakan data kamu selalu update, mudah dibaca, dan adil. Berikan pengguna ide yang jelas tentang bagaimana kamu ingin menggunakan konten mereka. Di atas segalanya, umumkan pemenang kompetisi apa pun secara tepat waktu dan transparan. Promosi palsu udah beberapa kali terjadi di Instagram, dan pengguna dengan cepat bisa menuntut penyelenggara di depan umum lho, Bro, Sis!

Kesimpulan

Apa arti engagement di Instagram buat kamu? Untuk sebagian besar brand, engagement hanyalah semudah mendapatkan like dan followers. Tapi, pada tahun 2018, hal itu tidak lagi cukup untuk strategi marketing Instagram yang sukses. Feed yang dibanjiri konten dan mungkin, bahkan umum, bahwa seseorang dapat follow profil kamu dan kemudian tidak pernah melihat pos kamu lagi. Jadi bagaimana kami bisa meningkatkan visibilitas dan meningkatkan engagement Instagram untuk pos kamu?

Algoritma Instagram menyukai post berdasarkan minat, popularitas, dan hubungan kamu dengan orang lain. Jadi kamu harus upload posting konten yang menarik dengan jadwal reguler. Dan yang paling penting, kamu butuh banget untuk menumbuhkan hubungan yang tulus dengan pengguna online.

Engagement yang kualitas membutuhkan usaha lebih banyak daripada like dan follow, tetapi hal ini membawa impact yang lebih besar.

Nah, kita rasa begini aja ya bahasan kita tentang cara meningkatkan engagement Instagram untuk akun bisnis dan pribadi ini. Semoga bisa menjadi referensi dan bermanfaat untuk kehidupan bisnis kamu di Instagram.

Buat kamu yang suka konten Instagram tentang apapun yang berhubungan dengan Instagram, kamu bisa baca semua artikel kita di halaman blog website kita. Caranya, kamu cukup klik link ini ya, Bro, Sis!

Okee dehh, thank you!